Senin, 12 Mei 2014

hey,apakabar kamu??
iya kamu yg punya tanggal 28 september.
masihkah kamu nunggu??
jika iya maka aku juga masih menunggumu untuk bahagia.

jika boleh berkata,aku rindu padamu.
selamat malam

Rabu, 07 Mei 2014

bagian lain ''maafkan aku telah bertanya padamu''

hari terus berlalu,obrolan kita bukan lagi tentangmu dan penantianmu.
sudah berganti dengan pertanyaanmu tentang bagaimana perkembangan perasaanku,akan sosok wajah itu.
kamu semakin ingin tahu bagaimana perasaanku itu,perasaan yang sebenarnya untukmu..andai kamu tahu.
waktu terus berlalu,perasaan itu semakin bertambah,tambah menyesaki pikiranku.
sempat kududuk dalam diam,sebuah pertanyaan datang padaku,''mungkinkah bisa kumiliki kamu??''.
kamu yang selalu menyesaki waktuku,kamu yang jadi angan-anganku.
dan seketika waktu aku coba hentikan perasaanku padamu,coba menahan hasratku untuk menghubungimu,coba akhiri semua yang hanya bayang-bayang.
tapi ternyata aku tak bisa.aku tak mampu.
lama kududuk dalam diam,membayangkanmu,tanpa kusadari seketika jemariku mulai mengetik kata-kata dan bertanya padamu,''besok ada waktu ngga??ada sesuatu yang ingin kubicarakan denganmu''.
terlambat kusadari,pesan itu telah kukirim padamu,mungkinkah ini seharusnya?aku masih bertanya.
dan kala pagi kujumpa dengan mu,dan kamu menyapa,bertanya apa yang ingin kubicarakan padamu.
aku hanya diam,kutanggapi pertanyaanmu seadanya,dan aku berlalu.
siang itu kala,kulihat dirimu,memandang dari jauh.
kukuatkan nyaliku untuk menemuimu,aku bertanya,setelah ku ungkapkan isi hatiku.
tapi kala kutemui bulir air matamu,aku tak tahu apa yang harus kulakukan saat kau berlalu..berlari meninggalkanku dengan air mata itu dan berjuta pertanyaan baru dalam benakku.

Selasa, 06 Mei 2014

satu bagian ''kamulah bayangan itu..''

aku yang tak pernah meenduganya,kamu yang ada dalam benakku,menghubungiku dimalam itu.
berkata ingin mengenalku,hanya ingin menjalin komunikasi sekedarnya denganku.
seiring berjalannya waktu mulai sedikit kutahu apa yang ada dalam benakmu.
kamu mulai berbagi cerita tentang dirinya yang kau nanti selalu,meski kau tahu amat sangat menyakitkan penantian itu untukmu.
yang kutahu kala itu kau sedang menungggu sebuah kepastian dari seseorang yang sedang memiliki hubungan dengan seseorang.
kamu terus menunggu,meyakini setiap rasa yang ada dalam hatimu,tentang dia.
mungkin hanya perasaanku,kala kurasa ada sedikit guratan kesedihan dalam nada bicaramu,tentang sebuah penantian yang kau bagi denganku.
bila kamu tahu yang sesungguhnya,ingin sekali kurengkuh hatimu,akhiri semua yang kau rasa.

lama kita berbica tentang topik yang sama,dia yang kamu tunggu.
hingga suatu saat kamu mulai bertanya,''bagaimana dengan mu?,bagilah ceritamu padaku''.
dan aku mulai bercerita,tentang perasaan pada seorang wanita.
tentang aku yang sedang jatuh cinta.
tentang aku yang sering bertemu dengan dia.
tentang bayang wajahnya yang mengisi sebagian relung hati.
tentang wajah sayu yang tak begitu ayu,tapi mampu buatku rasakan sesuatu.
mulai ku deskripsikan bayang wajah itu padamu,dan akhirnya kau mengira sosok itu adalah temanmu.
bukan,kujawab tentu saja bukan,bukan temanmu.
ingin ku katakan sosok itu adalah dirimu,kamulah sosok bayangan itu.
tapi suaraku tertahan,tak mampu keluar,hanya menyesaki rongga kerongkongan.

dalam hatiku berkata,''buakan temanmu..tapi kamu..kamulah sosok bayangan itu..andai kamu tahu..''

secarik lirik

dan aku temukan..dari tatapan..
bayangan wajah yang..begitu indahnya..
coba tuk menerka..semua yang tercipta..
kali pertama ku jumpa..dan dirinya begitu nyata..

aku yang terus tutupi hasratku..
kala bertemu denganmu..
tatapan sayu yang mampu..
buatku rasakan sesuatu..

kala lebih dekat aku..kenal dirimu..
dan makin kutak mampu..
hindarkan rasaku padamu..
yang semakin dalam..kurasakan didala hatiku..


aku ingin merengkuhmu...
hilangkan pedihmu...
dalam penantianmu..
akan dirinya...

***
secarik lirik kala pertama jumpa.

mungkin cukup mewakili apa yang aku rasa,mungkin yang tak pernah kau duga sebelunya.
semua ekspresiku kala bertemu denganmu,hingga angkuh yang ada dalam benakmu tentang diriku.